Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Dinpora dan Kwarcab Bojonegoro Gelar FGD Sinkronisasi Program Kepramukaan 2026
Dinas Kepemudaan dan Olahraga
Tim Publikasi Informasi Publik
BOJONEGORO — Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bojonegoro sukses menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Sinkronisasi dan Penyelarasan Program Kepramukaan Lintas Sektor Kabupaten Bojonegoro bertempat di Ruang Rapat Angling Darma Lt. 2 Gedung Pemkab Bojonegoro, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah serta pemangku kepentingan kepramukaan. Hadir dalam kesempatan tersebut Ibu Wakil Bupati Bojonegoro selaku Ketua Kwarcab, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro beserta jajaran pengawas, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro beserta jajaran pengawas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro beserta jajaran pengawas, Pengurus Kwarcab Bojonegoro beserta DKC dan Pramuka Peduli, Ketua Kwartir Ranting se-Kabupaten Bojonegoro, Kepala Pusdiklatcab Kendalisada, para Pimpinan SAKA dan SAKO se-Kabupaten Bojonegoro, serta Ketua Gugus Depan Perguruan Tinggi dan Satuan Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.
Urgensi Penyelarasan dan Integrasi Program
Pelaksanaan FGD lintas sektor ini dilatarbelakangi oleh urgensi untuk mengintegrasikan dan menyelaraskan rencana kerja kegiatan kepramukaan dari seluruh unsur penyelenggara. Melalui forum ini, ditekankan pula upaya mengeliminasi potensi tumpang tindih (overlapping) baik dari segi anggaran, lokasi, maupun sasaran peserta didik.
Selain itu, FGD ini bertujuan mempertegas pembagian peran dan batas kewenangan (delimitasi) masing-masing instansi serta organisasi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, guna bermuara pada kesepakatan penyusunan Kalender Kegiatan Kepramukaan Terpadu Kabupaten Bojonegoro.
Pemaparan Materi, Diskusi Interaktif, dan Studi Kasus
Acara berlangsung sukses dan interaktif dari awal hingga akhir. Jalannya kegiatan diawali dengan pemaparan materi mendalam dari para narasumber hebat, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang melibatkan antusiasme tinggi dari para peserta.
Tidak hanya itu, forum juga diisi dengan sesi studi case (studi kasus) untuk membedah tantangan nyata di lapangan, serta menampung berbagai aspirasi, usulan program, dan gagasan konstruktif dari seluruh unsur yang hadir agar dapat segera ditindaklanjuti dan dijalankan pada periode mendatang.
Melalui sinergi yang terbangun dalam FGD ini, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro berharap tata kelola kepramukaan di Bojonegoro semakin akuntabel, terpadu, serta mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing.