Bojonegoro – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro melalui Bidang Kepemudaan melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Pemilihan Pemuda Pelopor Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026, pada Selasa, 6 Januari 2026.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Bapak Arief Nanang, Kepala Bidang Kepemudaan Ibu Flora Agrishinta, Pengurus serta anggota Forum Pemuda Pelopor (FPP) Kabupaten Bojonegoro.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Bapak Arief Nanang, menyampaikan harapan agar program Pemuda Pelopor di Kabupaten Bojonegoro dapat selaras dan sinkron dengan kebijakan pemerintah daerah dan pusat. Beliau juga menegaskan bahwa untuk bidang kepeloporan yang masih belum terisi secara optimal, akan dicarikan solusi bersama, salah satunya melalui pemanfaatan kegiatan publik seperti Car Free Day (CFD) sebagai sarana promosi dan sosialisasi.
“Prestasi Pemuda Pelopor memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan Indeks Kebanggaan Daerah, yang sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Bojonegoro. Oleh karena itu, kami mohon dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak,” ujar beliau.
Sementara itu, Ketua Forum Pemuda Pelopor (FPP) Kabupaten Bojonegoro, Agitya Kristantoko yang kerap disapa mas tyok menyampaikan bahwa target FPP pada Pemilihan Pemuda Pelopor Tahun 2026 adalah minimal 50 pendaftar, dengan harapan seluruh bidang kepeloporan dapat terisi secara merata. Tema seleksi Pemuda Pelopor tahun ini akan mengacu pada poin-poin Astacita yang diselaraskan dengan visi dan misi Kabupaten Bojonegoro.
Mas Tyok juga menargetkan capaian prestasi dengan tiga Pemuda Pelopor lolos ke tingkat Provinsi Jawa Timur, serta setidaknya satu peserta mampu menembus tingkat nasional sebagaimana tahun - tahun sebelumnya. Dalam rapat tersebut turut dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan seleksi tahun 2025, yang hasilnya akan menjadi dasar perbaikan pada tahun 2026. Beberapa bidang yang dinilai masih perlu penguatan antara lain Bidang inovasi teknologi dan Bidang SDA Lingkungan pariwisata.
Pada tahun ini, strategi sosialisasi Pemilihan Pemuda Pelopor direncanakan dilakukan melalui konsep daring (online) dengan memanfaatkan media sosial, serta luring (offline) melalui pendekatan door to door, bekerja sama dengan pemerintah desa, instansi atau dinas terkait, sekolah, dan perguruan tinggi. Selain itu, seleksi juga memungkinkan dilakukan melalui penjaringan langsung oleh pihak ketiga.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahapan seleksi Pemuda Pelopor Kabupaten Bojonegoro akan meliputi coaching, technical meeting, presentasi, wawancara,fact finding serta tahapan pendukung lainnya. Rapat koordinasi ini juga membahas secara mendalam mekanisme seleksi dan proses penentuan Pemuda Pelopor agar berjalan lebih objektif, transparan, dan berkualitas.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan Pemilihan Pemuda Pelopor Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal serta mampu melahirkan pemuda-pemuda inspiratif yang memberikan dampak positif bagi daerah.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
64 % |
Puas
0 % |
Cukup Puas
7 % |
Tidak Puas
29 % |