Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) II Tahun 2026 sekaligus persiapan menuju PORPROV Jawa Timur 2027 dengan mengusung tagline “Semakin Berprestasi, Semakin Membanggakan.” Kegiatan ini menjadi wadah bagi Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) untuk menyamakan persepsi mengenai regulasi teknis, alur pendaftaran, serta target pembinaan atlet muda berprestasi di Kabupaten Bojonegoro.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Bojonegoro pada Jumat, 10 April 2026 tersebut diikuti oleh 28 KOK yang mewakili seluruh kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, dengan mengusulkan 26 cabang olahraga dan total 265 nomor pertandingan. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, S.STP., MM, menyampaikan bahwa PORKAB II 2026 menjadi langkah strategis untuk menjaring bibit atlet potensial sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang menuju PORPROV Jatim 2027 dan 2029.

“PORKAB ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang seleksi bagi atlet-atlet muda Bojonegoro untuk dibina lebih lanjut di Pusat Latihan Cabang (PUSLATCAB) dan Pusat Latihan Kabupaten (PUSLATKAB). Ini adalah wujud partisipasi aktif kecamatan dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bojonegoro di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Melalui forum ini, para KOK dan cabang olahraga diajak untuk berperan aktif dalam mempersiapkan seluruh aspek pertandingan, mulai dari administrasi pendaftaran, pemenuhan perangkat pertandingan, hingga penyusunan Technical Handbook yang mengacu pada peraturan PORPROV. Sementara itu, Ketua KONI Bojonegoro menegaskan bahwa pihaknya optimis dapat mempertandingkan 20 cabang olahraga dengan syarat setiap cabang memiliki alat pertandingan yang cukup, perangkat pertandingan yang memadai, serta nomor yang dipertandingkan lebih dari satu dan telah dilombakan di PORPROV.

“Kami optimis 20 cabang olahraga dapat dipertandingkan. Ini membutuhkan kerja sama semua pihak agar PORKAB II berjalan lancar dan menghasilkan atlet-atlet potensial yang siap bertanding di PORPROV Jatim 2027,” ungkapnya.

Adapun pelaksanaan PORKAB II direncanakan pada bulan Juni 2026 bertepatan dengan liburan sekolah dan dipusatkan di wilayah Kota Bojonegoro, dengan menerapkan sistem peringkat berdasarkan perolehan medali terbanyak (poin emas: 4, perak: 2, perunggu: 1). Peraturan umum yang ditetapkan antara lain: peserta wajib berdomisili di Kabupaten Bojonegoro yang dibuktikan dengan E-KTP (usia 17 tahun ke atas) atau KIA (di bawah 17 tahun) serta Kartu Keluarga yang masih berlaku.

Selain itu, batasan usia peserta maksimal 20 tahun atau kelahiran minimal 31 Desember 2006. Atlet yang dilarang mengikuti adalah mereka yang pernah menjadi juara tingkat provinsi atau multievent resmi seperti Kejurprov, PORPROV, Kejurnas, PON, SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade. Untuk cabang olahraga bela diri, peserta wajib menyertakan surat izin dari orang tua atau wali.

Kegiatan sosialisasi ini turut membahas alur pendaftaran peserta kecamatan, penunjukan Technical Delegate, operator pendaftaran, serta koordinator lapangan dari masing-masing kecamatan. Batas pendaftaran KOK maksimal 24 April 2026, pendaftaran atlet melalui surat resmi maksimal 8 Mei 2026, dan unggah berkas administrasi melalui Google Form maksimal 29 Mei 2026.

Setelah pelaksanaan PORKAB, setiap cabang olahraga yang dipertandingkan wajib melakukan evaluasi dan merekomendasikan atlet juara serta atlet potensial untuk mengikuti PUSLATCAB sebagai bagian dari persiapan menuju PORPROV Jatim 2027 dan utamanya PORPROV 2029.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dalam kesempatan terpisah juga menegaskan pentingnya pembinaan olahraga sejak dini. “Atlet-atlet muda Bojonegoro harus terus dibina, diberi wadah berkompetisi, dan didorong untuk berprestasi. PORKAB adalah pintu masuk menuju prestasi yang lebih tinggi. Pemuda Bojonegoro harus memiliki daya saing, karakter kuat, dan semangat pantang menyerah,” ungkapnya.

Ia berharap melalui PORKAB II 2026 lahir atlet-atlet unggulan yang tidak hanya membanggakan daerah tetapi juga mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus KONI Bojonegoro, perwakilan cabang olahraga, serta para KOK yang telah berkomitmen untuk menyukseskan pelaksanaan PORKAB II 2026.

Dengan sinergi antara Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI, KOK, dan seluruh pemangku kepentingan, PORKAB II Bojonegoro 2026 diharapkan menjadi fondasi kokoh lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bojonegoro di kancah provinsi maupun nasional, sekaligus menjadi persiapan matang menuju PORPROV Jawa Timur 2027 dan 2029.


By Admin
Dibuat tanggal 15-04-2026
5 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
60 %
Puas
0 %
Cukup Puas
7 %
Tidak Puas
33 %