Bojonegoro – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kewirausahaan pemuda melalui penyelenggaraan Workshop Scale Up Video Product Bagi Wirausaha Muda Bojonegoro Tahun 2026 yang mengusung tema "Hasil Berkelas, Modal Ringkas: Rekam, Sunting, dan Sebar dari Ponselmu". Kegiatan ini digelar pada Selasa (21/7/2026) di Ruang Angling Darmo, Gedung Pemkab Bojonegoro.
Workshop yang diikuti 60 pemuda berusia 16–30 tahun ini menghadirkan para wirausaha muda seluruh Kabupaten Bojonegoro. Melalui kegiatan ini peserta dibekali kemampuan memproduksi konten promosi produk secara menarik hanya dengan memanfaatkan telepon genggam.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro Bapak Arief Nanang Sugianto menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas usaha pemuda agar mampu bersaing di era digital. Menurutnya, produk yang dipromosikan melalui konten berkualitas akan lebih dipercaya konsumen sehingga mampu meningkatkan nilai jual sekaligus memperkuat kebanggaan terhadap produk lokal Bojonegoro.
"Kegiatan ini kami hadirkan agar pemuda Bojonegoro bisa naik kelas, memiliki daya saing, dan memperoleh dampak nyata. Karena itu kami juga berkolaborasi dengan perangkat daerah lain untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Selain memperoleh ilmu, peserta juga dapat membangun jejaring antarsesama wirausaha muda," ujarnya.
Materi workshop disampaikan oleh filmmaker asal Bojonegoro, Aji Kusuma Admaja, yang mengajak peserta memahami teknik pengambilan gambar melalui materi The Power of Angle: Mengubah Ponsel Menjadi Lensa Sinematik serta strategi pemasaran melalui The Art of Storyselling: Menciptakan Narasi yang Menjual. Peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan video produk yang kemudian dievaluasi bersama.
Dalam penyampaiannya, Aji menekankan bahwa keberhasilan pemasaran digital tidak selalu bergantung pada mengikuti tren, melainkan pada kemampuan memahami identitas produk dan menyampaikan cerita yang autentik kepada target pasar. Ia juga mengajak peserta terus membangun kolaborasi, memanfaatkan peluang, memperluas koneksi, serta mendistribusikan produk melalui konten video yang konsisten.
Selain pelatihan utama, peserta juga mendapatkan sosialisasi Website Pemuda Bojonegoro dan Si Pintar Muda yang disampaikan oleh Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Flora Agrishinta. Dalam kesempatan tersebut, Flora menjelaskan bahwa kedua platform tersebut dikembangkan sebagai sarana pendataan kepemudaan yang terintegrasi sekaligus media promosi (marketplace) bagi wirausaha muda Bojonegoro. Melalui platform ini, pelaku usaha muda dapat memperkenalkan produk, memperluas jangkauan pemasaran, serta membangun jejaring usaha secara lebih efektif. Kehadiran Website Pemuda dan Si Pintar Muda diharapkan mampu mendukung ekosistem kewirausahaan pemuda yang lebih modern, terintegrasi, dan berdaya saing.
Sebagai nilai tambah, Dinpora Bojonegoro bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bojonegoro menghadirkan layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis di lokasi kegiatan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu peserta tidak hanya meningkatkan kemampuan promosi digital, tetapi juga melengkapi legalitas usaha sehingga bisnis yang dijalankan semakin profesional.
Melalui workshop ini, Dinpora Kabupaten Bojonegoro berharap lahir semakin banyak wirausaha muda yang kreatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
63 % |
Puas
0 % |
Cukup Puas
6 % |
Tidak Puas
31 % |